PENGARUH BUDAYA K3 TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KABUPATEN BADUNG

  • Ida Ayu Putu Sri Mahapatni Fakultas Teknik, Universitas Hindu Indonesia
  • I Wayan Artana Fakultas Teknik, Universitas Hindu Indonesia
  • I Made Aryana Putra Fakultas Teknik, Universitas Hindu Indonesia
Keywords: tenaga kerja, lingkungan kerja, alat pelindung diri, Keselamatan Kesehatan Kerja (K3), Keberhasilan Proyek Konstruksi

Abstract

Dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi gedung banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). K3 merupakan suatu upaya dalam mengatasi potensi bahaya dan resiko kesehatan dan keselamatan yang mungkin terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya K3 terhadap keberhasilan proyek konstruksi gedung di Kabupaten Badung secara parsial dan simultan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, metode yang digunakan adalah metode pengumpulan data observasi, kuisioner, wawancara dan studi pustaka. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Model regresi yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah adalah Y = 17,466 + 1,039 X1 + 0,906 X2 + 0,439 X3 + 0,348 X4. Hubungan antara variabel tenaga kerja (X1), lingkungan kerja (X2), organisasi K3 (X3) dan Alat Pelindung Diri (X4) terhadap keberhasilan proyek (Y) secara simultan berpengaruh. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung = 27,452 dibandingkan dengan nilai Ftabel = 2,59 , maka ternyata nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel, dan thitung berada pada daerah penolakan H0. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti bahwa secara statistik untuk uji satu sisi pada taraf kepercayaan (ï¡) = 5%, secara simultan dari variabel tenaga kerja (X1), lingkungan kerja (X2), organisasi K3 (X3) dan Alat Pelindung diri (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan proyek (Y), dan secara parsial dari variable tenaga kerja
(X1), lingkungan kerja (X2), organisasi K3 (X3) dan alat pelindung diri (X4) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan proyek (Y).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bensar. 2012 Tentang: “Makalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja” Universitas Negeri Yogyakarta.
Ervianto. 2005 “Manajemen Proyek Konstruksi” ,Yogyakarta: Andi Offset.
Faila. 2012. Identifikasi Kriteria Keberhasilan Proyek. Tersedia:https://jurnal.uns.ac.id/performa/article/viewFile/12622/10718. Diakses; 20 Agustus 2018.
Frederika dan Astana. 2010. “Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi Di Kabupaaten
Badung”. Universitas Udayana.
Husen, 2009, Manajemen Proyek: Perencanaan Penjadwalan & Pengendalian Proyek, Andi Offset, Yogyakarta.
Mahapatni, IAPT.Sri. 2014. Tentang “Analisis Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Keberhasilan Proyek Studi Kasus: Condotel Jineng Taman Sari) : Universitas Hindu Indonesia (UNHI).
Ramli, Soehatman. 2009. ” Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja” OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakyat.
Sedarmayanti. 2009. “Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja”. Bandung Penerbit: Mandar Maju.
Published
2021-10-13
How to Cite
Mahapatni, I. A. P. S., Artana, I. W., & Putra, I. M. A. (2021). PENGARUH BUDAYA K3 TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KABUPATEN BADUNG. Widya Teknik, 12(01), 1-11. https://doi.org/10.32795/widyateknik.v12i01.2058