EKSISTENSI TARI REJANG SALIMPET DI BANJAR SAWANGAN, KELURAHAN BENOA, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG

  • Ni Putu Winarti Universitas Hindu Indonesia Denpasar
Keywords: tari rejang slimpet, seni tari, rekonstruksi

Abstract

tulisan ini membahas tentang rekonstruksi tari rejang salimpet di Banjar sawangan Kelurahan Benoa Kuta selatan. rekonstruksi ini dilandasi oleh beberapa alasan yakni (1) tradisionalisme yakni adanya upaya mempertahankan tradisi—yakni warisan turun temurun yang sudah berlangsung sejak lama yang berhubungan dengan tari rejang salimpet. salah satu warisan yang berlangsung secara turun temurun yakni tari rejang salimpet. hal inilah yang mendasari tarian ini kembali direkonstruksi. (2) Mitologi, adanya kepercayaan terhadap mitos yang berhubungan dengan rejang salimpet. secara mitologis tari rejang salimpet merupakan selir ida Bhatara, dan seperti apa yang dijelaskan sebelumnya tentang tarian ini, bahwa kesakralan tari rejang salimpet terletak pada “Busana Salimpet-nya” yang merupakan anugrah dari Pura Dalem Ped, yang merupakan EKSISTENSI TARI REJANG SALIMPET DI BANJAR SAWANGAN, KELURAHAN BENOA, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNGOleh:Ni Putu Winartiwinarti@gmail.comUniversitas hindu Indonesia DenpasarPage 91-100 linggih (stana) “ratu Mas Meketel” yang terdapat di Pura Karang Boma Kabupaten Badung. (3) Proses rekonstruksi yang terdiri dari penggalian narasi tarian, gerak, komposisi dan gamelan pengiring tarian ini.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-10-25
How to Cite
[1]
N. P. Winarti, “EKSISTENSI TARI REJANG SALIMPET DI BANJAR SAWANGAN, KELURAHAN BENOA, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG”, ds, vol. 20, no. 2, pp. 91-100, Oct. 2020.