HAMBATAN REGENERASI KEPEMIMPINAN HINDU DI DESA ADAT MENDOYO DANGINTUKAD

  • Ida Ayu Surya Wahyuni Universitas Hindu Indonesia
  • I Gusti Agung Putu Sagung Angga Diputra Universitas Hindu Indonesia
Keywords: regenerasi, kepemimpinan Hindu

Abstract

Regenerasi kepemimpinan merupakan sebuah upaya dalam memciptakan generasi pemimpin masa depan yang lebih baik. Melalui regenerasi kepemimpinan Hindu dapat mengantarkan terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur, cukup sandang, pangan dan papan karena dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang memiliki akhlak dan moral yang baik, cerdas, jujur, rela berkorban, arif serta bijaksana dan berkepribadian. Penelitian ini terfokus pada masalah pentingnya regenerasi kepemimpinan Hindu pada masyarakat dan pemerintahan Desa Adat Mendoyo Dangintukad, di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana; dan persoalan yang ditemukan dalam regenerasi kepemimpinan pada pemerintahan Desa Mendoyo Dangintukad, di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan beberapa sumber untuk mendapatkan data yang valid. Hasil penelitian ini menemukan beberapa hal sebagai berikut: Pentingnya regenerasi kepemimpinan pada lingkungan keluarga dan masyarakat di Desa Mendoyo Dangintukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana disebabkan karena alasan informal, alasan formal, dan alasan non formal. Penyebab generasi tua enggan melakukan regenerasi kepemimpinan di Desa Mendoyo Dangintukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana karena empat faktor yakni kewibawaan dan jabatan, sumber daya manusia (SDM) dan kekuasaan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-05-13
How to Cite
[1]
I. A. Surya Wahyuni and I. G. A. P. S. Angga Diputra, “HAMBATAN REGENERASI KEPEMIMPINAN HINDU DI DESA ADAT MENDOYO DANGINTUKAD”, ds, vol. 23, no. 1, pp. 141-158, May 2023.