EKSPLORASI TANAMAN USADA DAN UPAKARA DI KABUPATEN GIANYAR DALAM RANGKA MENDUKUNG PENGEMBANGAN KEBUN RAYA GIANYAR

  • I Nyoman Lugrayasa Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan - BRIN
  • I Made Ardaka Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan - BRIN
  • I Putu Agus Hendra Wibawa Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya dan Kehutanan - BRIN
Keywords: konservasi, tumbuhan, ex-situ

Abstract

Pelestarian jenis-jenis tumbuhan yang memiliki khasiat obat atau sebagai sarana upacara agama sangat penting untuk dilakukan mengingat makin minimnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan fungsi dari tumbuhan tersebut. Kebun Raya Gianyar adalah tempat konservasi tumbuhan dengan tujuan spesifik yang bertema “Taru Pramana dan Usada, Banten Bali Pulina (Tanaman upakara dan tanaman obat, yang digunakan dari zaman Bali kuno)”. Selain sebagai lahan konservasi ex-situ, Kebun Raya Gianyar diharapkan dapat menjadi perpustakaan hidup dan tempat belajar tentang pemanfaatan tumbuhan di Bali. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkoleksi jenis-jenis tumbuhan yang memiliki manfaat obat maupun upacara, serta melihat peran serta masyarakat dalam konservasi tumbuhan khususnya tumbuhan yang bermanfaat sebagai bahan obat maupun upacara. Kegiatan eksplorasi berhasil mengkoleksi sebanyak 128 nomor koleksi yang terdiri dari 45 suku, 99 marga dan 119 jenis. Tanaman koleksi terbanyak diperoleh dari famili zingiberaceae. Dari kegiatan ini diketahui bahwa masyarakat di Kabupaten Gianyar berperan aktif dalam konservasi tumbuhan khususnya tumbuhan yang bermanfaat sebagai bahan obat maupun upakara.

Published
2022-06-30