MEMBANGUN SDM PARIWISATA YANG KOMPETITIF DI ERA DIGITAL PADA DESA WISATA KERTALANGU DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.32795/jq09g678Keywords:
SDM Pariwisata, Era Digital , Kompetensi , Desa Wisata , Kertalangu , Kearifan LokalAbstract
Pembangunan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang kompetitif sangat penting bagi keberlanjutan desa wisata di era digital, khususnya di Desa Wisata Kertalangu Denpasar. Desa wisata ini memiliki potensi alam dan budaya yang kuat, namun menghadapi tantangan dalam peningkatan kualitas SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pendampingan kapasitas SDM dilakukan dengan pendekatan pelatihan penguasaan teknologi informasi dan penguatan kompetensi layanan wisata berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM agar mampu bersaing dan mengelola wisata secara profesional, inovatif, dan berbudaya. Hasil pendampingan diharapkan mendorong terciptanya layanan wisata yang unggul, adaptif terhadap era digital, dan mampu menjaga nilai-nilai budaya Bali yang ada di Desa Wisata Kertalangu.
References
Bhandari, H. (2024). Influence of memorable tourism experience on attitude towards
pilgrimage: a moderated-mediation model with memorable religious experience and
religiosity. Journal of Hospitality and Tourism Insights, 7(2), 1111-1129.
https://doi.org/10.1108/jhti-11-2023-0848
Iskandar, H. (2022). Peran koko cici jakarta dalam promosi destinasi budaya tionghoa studi
kasus petak 9 jakarta. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 5(2), 144-151.
https://doi.org/10.23887/jmpp.v5i2.50015
Tsironis, C. (2022). Pilgrimage and religious tourism in society, in the wake of the covid-19
pandemic: a paradigmatic focus on ‘st. paul’s route’ in the central macedonia region,
greece. Religions, 13(10), 887. https://doi.org/10.3390/rel13100887
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

