| MAKE A SUBMISSION |
| ABOUT JOURNAL |
| Focus and Scope |
| Editorial Team |
| Peer Reviuwer |
| Publications Ethics |
| Contact |
| Visitor Statistcs |
AUTHOR GUIDELINES
WIDYA AKUNTANSI DAN KEUANGAN
1. General Information
Widya Akuntansi dan Keuangan menerima artikel ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, praktik, dan kebijakan di bidang akuntansi serta bidang terkait sesuai dengan ruang lingkup jurnal.
Artikel yang dikirimkan harus merupakan karya ilmiah orisinal, belum pernah diterbitkan, dan tidak sedang dalam proses penilaian pada jurnal atau penerbit lain. Naskah harus disusun secara sistematis, menggunakan bahasa akademik yang jelas, serta didukung oleh referensi yang relevan dan dapat diverifikasi.
Penulis bertanggung jawab atas keaslian naskah, ketepatan data, validitas analisis, akurasi referensi, kepatuhan terhadap etika penelitian, serta pemenuhan ketentuan publikasi yang ditetapkan jurnal.
2. Scope and Article Types
Artikel harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Widya Akuntansi dan Keuangan. Topik yang dapat dipertimbangkan meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
Jenis artikel yang dapat dipertimbangkan meliputi:
Kelayakan naskah ditentukan berdasarkan kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal, orisinalitas, kualitas metodologi, kekuatan argumentasi, dan kontribusi ilmiah.
3. Manuscript Preparation
3.1. General Formatting
Naskah disiapkan dengan ketentuan umum berikut.
Format teknis akhir mengikuti template resmi jurnal apabila tersedia. Ketentuan font, spasi, margin, dan tata letak dalam pedoman ini harus diselaraskan dengan template tersebut sebelum diberlakukan.
3.2. Length of Manuscript
Panjang naskah harus disesuaikan dengan kompleksitas penelitian dan ketentuan jurnal. Batas jumlah kata atau halaman ditetapkan dalam kebijakan editorial atau template resmi jurnal.
Penulis diharapkan menyajikan uraian secara proporsional, menghindari pengulangan, serta memastikan bahwa setiap bagian memberikan kontribusi terhadap argumentasi dan tujuan penelitian.
4. Structure of the Manuscript
Artikel penelitian menggunakan struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion), dilengkapi dengan judul, identitas penulis, abstrak, kata kunci, kesimpulan, dan daftar pustaka.
Struktur utama artikel adalah sebagai berikut:
Subbagian dapat ditambahkan sesuai kebutuhan penelitian, sepanjang mendukung keterbacaan dan tidak mengganggu struktur utama artikel.
Untuk artikel konseptual atau jenis artikel lain yang tidak mengikuti struktur penelitian empiris secara langsung, penulis dapat menyesuaikan struktur dengan karakteristik artikel, sepanjang tetap mengikuti kebijakan editorial jurnal.
5. Title
Judul harus mencerminkan fokus, tujuan, dan substansi utama artikel secara jelas, spesifik, dan ringkas.
Ketentuan penulisan judul:
Judul sebaiknya tidak terlalu panjang. Penulis perlu memastikan bahwa judul memberikan informasi yang cukup bagi pembaca untuk memahami fokus artikel.
6. Author Information
Identitas penulis dicantumkan secara lengkap pada bagian yang disediakan dalam template jurnal.
Informasi yang dicantumkan meliputi:
Penulis korespondensi bertanggung jawab atas komunikasi dengan editor dan memastikan bahwa seluruh penulis telah menyetujui versi naskah yang dikirimkan.
Urutan penulis harus mencerminkan kontribusi ilmiah yang disepakati bersama. Pencantuman nama penulis harus memenuhi kriteria kepengarangan yang berlaku dan tidak boleh dilakukan tanpa kontribusi yang memadai.
Apabila jurnal menerapkan proses double-blind peer review, identitas penulis harus ditempatkan dalam berkas terpisah atau mengikuti mekanisme pengiriman yang ditetapkan jurnal.
7. Abstract
Abstrak harus menyajikan ringkasan penelitian secara informatif, mandiri, dan jelas sehingga pembaca dapat memahami inti artikel tanpa harus membaca keseluruhan naskah.
Abstrak sekurang-kurangnya memuat:
Abstrak harus mencerminkan isi artikel secara akurat. Temuan yang belum dianalisis tidak boleh disajikan sebagai hasil, dan kesimpulan yang tidak didukung data tidak boleh dicantumkan.
Ketentuan teknis:
8. Keywords
Penulis mencantumkan kata kunci yang mewakili konsep, variabel, metode, atau fenomena utama penelitian.
Kata kunci harus:
Kata kunci berfungsi membantu pengindeksan dan memudahkan pembaca menemukan artikel berdasarkan topik yang relevan.
9. Introduction
Pendahuluan disusun secara sistematis, logis, dan argumentatif untuk menjelaskan pentingnya penelitian, posisi penelitian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kesenjangan penelitian, kebaruan, kontribusi, serta tujuan penelitian.
Pendahuluan sekurang-kurangnya mencakup unsur berikut.
9.1. Fenomena dan Urgensi Masalah
Penulis menjelaskan fenomena atau permasalahan utama yang mendasari penelitian, baik yang bersifat empiris, teoretis, praktis, maupun kebijakan. Uraian harus didukung oleh data, fakta, regulasi, laporan resmi, atau bukti empiris yang relevan dan dapat diverifikasi.
Bagian ini harus menjawab mengapa masalah tersebut penting untuk diteliti dan bagaimana relevansinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan atau praktik akuntansi.
9.2. State of the Art
Penulis menyajikan sintesis kritis atas penelitian terdahulu yang relevan untuk menggambarkan perkembangan pengetahuan mengenai topik yang diteliti. Sintesis dapat mencakup temuan utama, pendekatan teoretis, metode penelitian, serta persamaan dan perbedaan hasil penelitian sebelumnya.
Penelitian terdahulu tidak cukup disajikan sebagai rangkuman artikel secara terpisah, tetapi harus diintegrasikan untuk membangun argumentasi ilmiah.
9.3. Research Gap
Penulis mengidentifikasi dan menjelaskan kesenjangan pengetahuan atau persoalan ilmiah yang belum terjawab secara memadai berdasarkan penelitian terdahulu.
Kesenjangan dapat berupa inkonsistensi temuan empiris, keterbatasan penjelasan teoretis, mekanisme hubungan yang belum dipahami, keterbatasan metodologis, atau persoalan empiris yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Klaim mengenai kesenjangan penelitian harus didukung oleh telaah literatur yang relevan dan tidak semata-mata didasarkan pada perbedaan lokasi, objek, atau periode penelitian.
9.4. Kebaruan dan Kontribusi Penelitian
Penulis menjelaskan kebaruan (novelty) dan nilai tambah penelitian dalam menjawab kesenjangan yang telah diidentifikasi.
Kebaruan dapat berupa pengembangan atau pengujian penjelasan teoretis, pendekatan metodologis, bukti empiris baru, pemahaman terhadap fenomena yang belum banyak dikaji, atau kontribusi terhadap praktik akuntansi dan tata kelola.
Kebaruan harus dinyatakan secara jelas, memiliki dasar argumentasi ilmiah, dan dibedakan dari sekadar pengulangan penelitian terdahulu pada konteks yang berbeda.
9.5. Tujuan Penelitian
Penulis menyatakan tujuan penelitian secara spesifik, jelas, dan konsisten dengan fenomena, kesenjangan penelitian, serta kontribusi yang ditawarkan. Pertanyaan penelitian dapat dicantumkan apabila diperlukan untuk memperjelas fokus kajian.
9.6. Hipotesis atau Proposisi Penelitian, apabila Relevan
Pada penelitian kuantitatif eksplanatori, penulis dapat menyertakan pengembangan argumentasi teoretis dan rumusan hipotesis berdasarkan teori serta bukti penelitian terdahulu. Setiap hipotesis harus memiliki dasar argumentasi yang memadai dan konsisten dengan tujuan penelitian.
Pada penelitian kualitatif, konseptual, kritis, interpretif, atau eksploratif, bagian ini dapat disesuaikan dengan pertanyaan penelitian, fokus analisis, atau proposisi penelitian sesuai karakteristik pendekatan yang digunakan.
Ketentuan Penulisan Pendahuluan
Seluruh unsur pendahuluan disajikan secara terintegrasi dalam paragraf yang mengalir dan saling berkaitan secara logis. Penulis tidak diwajibkan menggunakan subjudul terpisah untuk setiap unsur tersebut. Jumlah paragraf disesuaikan dengan kompleksitas masalah dan kebutuhan argumentasi ilmiah.
Pendahuluan diakhiri dengan penegasan tujuan penelitian dan, apabila relevan, hipotesis, proposisi, atau pertanyaan penelitian. Uraian mengenai desain penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan metode analisis disajikan pada bagian Methods.
10. Methods
Bagian metode menjelaskan secara transparan bagaimana penelitian dilaksanakan sehingga pembaca dapat menilai ketepatan prosedur, validitas analisis, dan kesesuaian metode dengan tujuan penelitian.
Isi bagian metode disesuaikan dengan pendekatan penelitian yang digunakan.
10.1. Research Design
Penulis menjelaskan pendekatan dan desain penelitian, misalnya kuantitatif, kualitatif, metode campuran, eksperimen, survei, studi kasus, penelitian konseptual, atau pendekatan lainnya.
Pemilihan metode harus memiliki alasan yang jelas dan sesuai dengan pertanyaan atau tujuan penelitian.
10.2. Research Setting, Population, and Sample
Untuk penelitian yang menggunakan populasi dan sampel, penulis menjelaskan:
Untuk penelitian kualitatif, penulis menjelaskan konteks penelitian, pemilihan informan atau kasus, serta dasar kecukupan data.
10.3. Data Sources and Collection
Penulis menjelaskan jenis data, sumber data, instrumen, serta prosedur pengumpulan data.
Jika menggunakan data primer, penulis menjelaskan instrumen atau prosedur pengumpulan data, misalnya kuesioner, wawancara, observasi, atau eksperimen.
Jika menggunakan data sekunder, penulis menjelaskan sumber, periode, kriteria pemilihan, serta prosedur pengolahan data.
10.4. Variables and Operational Definitions
Untuk penelitian kuantitatif, penulis menjelaskan definisi operasional variabel, indikator pengukuran, skala, dan sumber instrumen apabila relevan.
Untuk penelitian kualitatif, penulis dapat menjelaskan konsep utama, fokus analisis, dan kerangka interpretasi yang digunakan.
10.5. Data Analysis
Penulis menjelaskan teknik analisis yang digunakan beserta alasan pemilihannya dan tahapan analisis yang relevan.
Untuk penelitian kuantitatif, penjelasan dapat meliputi statistik deskriptif, pengujian kualitas instrumen, pengujian asumsi, estimasi model, dan pengujian hipotesis sesuai metode yang digunakan.
Untuk penelitian kualitatif, penjelasan dapat meliputi proses transkripsi, pengodean, kategorisasi, analisis tematik, interpretasi, triangulasi, atau prosedur lain yang relevan.
Untuk penelitian konseptual, penulis menjelaskan pendekatan analisis literatur, pemilihan sumber, dan prosedur sintesis argumentasi yang digunakan.
Metode harus dijelaskan secara cukup rinci agar pembaca dapat memahami bagaimana kesimpulan penelitian diperoleh.
10.6. Research Ethics
Penulis harus menjelaskan aspek etika penelitian apabila relevan, khususnya untuk penelitian yang melibatkan manusia, data pribadi, organisasi, atau informasi rahasia.
Persetujuan etik, persetujuan partisipan, perlindungan identitas, dan mekanisme pengamanan data harus dicantumkan apabila diperlukan sesuai karakteristik penelitian dan ketentuan yang berlaku.
11. Results
Bagian hasil menyajikan temuan penelitian secara objektif, sistematis, dan sesuai dengan tujuan penelitian.
Penulis harus menyajikan hasil yang relevan untuk menjawab pertanyaan penelitian atau menguji hipotesis yang telah dirumuskan.
Ketentuan penyajian hasil:
Untuk penelitian kuantitatif, hasil dapat mencakup statistik deskriptif, hasil pengujian instrumen, estimasi model, pengujian hipotesis, dan analisis tambahan yang relevan.
Untuk penelitian kualitatif, hasil dapat disajikan dalam bentuk tema, kategori, pola, kutipan informan, atau bukti empiris lain yang relevan dengan proses analisis.
Untuk penelitian konseptual, struktur hasil disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan untuk mengembangkan atau menyintesis argumentasi.
12. Discussion
Bagian pembahasan menjelaskan makna temuan penelitian dan menghubungkannya dengan teori, penelitian terdahulu, serta implikasi yang relevan.
Pembahasan tidak boleh hanya mengulang hasil penelitian atau menyatakan bahwa hasil sejalan atau tidak sejalan dengan penelitian sebelumnya tanpa penjelasan yang memadai.
Bagian ini sekurang-kurangnya mencakup aspek berikut.
12.1. Interpretation of Findings
Penulis menjelaskan makna temuan dan alasan yang dapat menerangkan pola hasil penelitian. Interpretasi harus sesuai dengan data dan metode yang digunakan.
12.2. Comparison with Previous Studies
Penulis membandingkan temuan dengan penelitian terdahulu yang relevan, menjelaskan persamaan atau perbedaan hasil, dan menguraikan kemungkinan alasan yang mendasarinya.
12.3. Theoretical Implications
Penulis menjelaskan bagaimana hasil penelitian berkontribusi terhadap teori atau pengembangan konsep. Kontribusi harus diturunkan dari temuan, bukan hanya dinyatakan secara umum.
12.4. Practical and Policy Implications
Apabila relevan, penulis menjelaskan implikasi bagi praktisi, organisasi, profesi akuntansi, regulator, atau pemangku kepentingan lainnya.
Implikasi harus spesifik, realistis, dan didukung oleh hasil penelitian.
12.5. Limitations and Future Research
Penulis dapat menjelaskan keterbatasan penelitian serta arah penelitian selanjutnya. Keterbatasan harus berkaitan dengan ruang lingkup, desain, data, pengukuran, atau interpretasi hasil, bukan sekadar pernyataan umum.
Hasil dan pembahasan dapat digabung apabila format artikel dan karakteristik penelitian menghendakinya, sepanjang perbedaan antara penyajian temuan dan interpretasi tetap jelas.
13. Conclusion
Kesimpulan merangkum jawaban utama terhadap tujuan atau pertanyaan penelitian dan menegaskan kontribusi yang didukung oleh hasil penelitian.
Kesimpulan harus:
Kesimpulan bukan pengulangan abstrak atau ringkasan seluruh bagian artikel. Penulis dapat menyertakan keterbatasan dan saran penelitian selanjutnya secara ringkas, atau menyajikannya dalam subbagian terpisah apabila template jurnal mengizinkan.
14. Acknowledgements
Ucapan terima kasih dapat dicantumkan untuk pihak yang memberikan dukungan substantif terhadap penelitian, tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan.
Dukungan tersebut dapat berupa bantuan teknis, fasilitas penelitian, akses data, atau dukungan lain yang relevan.
Penulis harus memperoleh persetujuan pihak yang disebutkan apabila diperlukan. Ucapan terima kasih tidak boleh digunakan untuk menyamarkan konflik kepentingan atau kontribusi kepengarangan.
15. Funding Statement
Penulis harus menyatakan sumber pendanaan penelitian apabila penelitian memperoleh dukungan dana dari institusi, lembaga, pemerintah, atau pihak lain.
Informasi yang dicantumkan meliputi nama pemberi dana dan nomor kontrak atau hibah apabila tersedia.
Jika penelitian tidak memperoleh pendanaan khusus, penulis dapat mencantumkan pernyataan bahwa penelitian dilakukan tanpa pendanaan khusus dari lembaga pendanaan publik, komersial, atau nirlaba, sepanjang sesuai dengan kondisi sebenarnya.
16. Conflict of Interest
Penulis harus mengungkapkan konflik kepentingan finansial maupun nonfinansial yang berpotensi memengaruhi desain penelitian, pengumpulan data, analisis, interpretasi hasil, atau publikasi.
Jika tidak terdapat konflik kepentingan, penulis harus menyatakan hal tersebut sesuai format yang ditetapkan jurnal.
Pengungkapan konflik kepentingan tidak secara otomatis menghalangi publikasi, tetapi harus dilakukan secara transparan agar editor dapat melakukan penilaian yang tepat.
17. Data Availability Statement
Penulis dianjurkan atau diwajibkan, sesuai kebijakan jurnal, memberikan pernyataan mengenai ketersediaan data yang mendukung hasil penelitian.
Pernyataan dapat menjelaskan apakah data tersedia secara terbuka, dapat diminta kepada penulis, dibatasi karena pertimbangan etika atau kerahasiaan, atau tidak dapat dibagikan.
Penulis tidak boleh menyatakan bahwa data tersedia apabila data tersebut tidak benar-benar dapat diakses. Data rahasia, data pribadi, dan informasi sensitif harus dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku.
18. Tables and Figures
Tabel dan gambar digunakan untuk menyajikan informasi yang membantu pembaca memahami hasil atau argumentasi penelitian.
Tables
Figures
Penulis bertanggung jawab atas izin penggunaan materi yang memiliki hak cipta apabila izin diperlukan.
19. Equations, Symbols, and Abbreviations
Persamaan matematis harus ditulis menggunakan format yang konsisten dan dapat dibaca.
Persamaan yang dirujuk dalam teks dapat diberi nomor secara berurutan. Setiap simbol dan variabel harus dijelaskan ketika pertama kali digunakan.
Singkatan harus ditulis lengkap pada penggunaan pertama, diikuti singkatan dalam tanda kurung, kecuali singkatan tersebut telah umum dikenal dalam bidang kajian.
Penggunaan istilah asing harus konsisten. Istilah yang belum memiliki padanan yang tepat dapat dipertahankan dalam bahasa aslinya dengan format yang sesuai.
20. Citations and References
Penulisan sitasi dan daftar pustaka menggunakan gaya APA edisi ke-7 (APA 7th edition), dengan penyesuaian terhadap template resmi jurnal apabila diperlukan.
Semua sumber yang dikutip dalam teks harus tercantum dalam daftar pustaka, dan seluruh sumber dalam daftar pustaka harus benar-benar dirujuk dalam naskah.
20.1. In-text Citations
Sitasi dalam teks menggunakan sistem nama penulis dan tahun publikasi.
Contoh:
Kutipan langsung harus digunakan secara terbatas dan dilengkapi nomor halaman atau penanda lokasi yang sesuai apabila tersedia.
Penulis dianjurkan memprioritaskan parafrasa yang akurat dan sintesis literatur daripada penggunaan kutipan langsung secara berlebihan.
20.2. Reference List
Daftar pustaka disusun menurut urutan alfabetis nama belakang penulis pertama dan mengikuti format APA 7.
Penulis harus memastikan bahwa informasi bibliografis, termasuk nama penulis, tahun, judul, nama jurnal, volume, nomor, halaman atau nomor artikel, dan DOI, telah diperiksa.
DOI ditulis dalam format URL apabila tersedia.
Contoh artikel jurnal:
Sari, A., & Putra, B. (2024). Digital transformation and organizational performance. Journal of Accounting Research, 12(2), 100–120. https://doi.org/10.xxxx/xxxxx
Contoh buku:
Author, A. A. (2023). Title of the book. Publisher.
Contoh sumber regulasi atau laporan resmi harus disesuaikan dengan jenis dokumen dan format APA 7 yang relevan.
Contoh di atas hanya menunjukkan pola format; penulis tidak boleh menggunakan contoh bibliografis fiktif sebagai referensi aktual.
20.3. Reference Quality
Referensi harus relevan dengan topik dan mendukung klaim yang dirujuk. Penulis diharapkan menggunakan kombinasi literatur fundamental dan penelitian mutakhir yang sesuai dengan perkembangan bidang kajian.
Tidak ditetapkan satu persentase universal untuk referensi terbaru atau satu jumlah minimum referensi yang berlaku bagi seluruh artikel, kecuali jurnal secara resmi menetapkan ketentuan tambahan.
Penulis bertanggung jawab memverifikasi setiap referensi melalui sumber yang dapat dipercaya. Referensi yang tidak dapat diverifikasi atau tidak mendukung klaim yang dirujuk harus diperbaiki atau dihapus.
Penggunaan perangkat manajemen referensi dianjurkan untuk meningkatkan konsistensi sitasi dan daftar pustaka.
21. Research Ethics and Publication Integrity
Penulis harus mematuhi prinsip etika penelitian dan publikasi ilmiah.
Ketentuan ini mencakup:
Penggunaan alat bantu kecerdasan artifisial harus mengikuti kebijakan jurnal. Alat tersebut tidak dapat dicantumkan sebagai penulis. Penulis tetap bertanggung jawab atas akurasi, orisinalitas, integritas, dan seluruh isi naskah, termasuk materi yang dihasilkan atau dibantu oleh teknologi tersebut.
Penggunaan alat bantu AI untuk penulisan, analisis, pengolahan data, atau pembuatan gambar harus diungkapkan apabila diwajibkan oleh kebijakan jurnal. Penggunaan yang memengaruhi metode atau hasil penelitian harus dijelaskan secara transparan pada bagian yang relevan.
Naskah dapat ditolak atau dikenai tindakan editorial apabila ditemukan pelanggaran etika sesuai prosedur dan kebijakan jurnal.
22. Similarity and Originality
Naskah harus menunjukkan orisinalitas dan menggunakan sumber secara tepat.
Pemeriksaan kemiripan teks dapat dilakukan oleh editor menggunakan perangkat yang tersedia. Hasil pemeriksaan kemiripan tidak menjadi satu-satunya dasar keputusan editorial karena kutipan, daftar pustaka, istilah teknis, dan bagian metodologis tertentu dapat menghasilkan kemiripan yang wajar.
Penilaian harus mempertimbangkan konteks, sumber kemiripan, atribusi, dan kemungkinan penggunaan materi tanpa pengakuan yang memadai.
Ambang batas kemiripan, pengecualian, dan prosedur penanganan harus ditetapkan secara terpisah dalam kebijakan resmi jurnal.
23. Submission Requirements
Sebelum mengirimkan naskah, penulis harus memastikan bahwa:
Naskah yang tidak sesuai dengan persyaratan dasar dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki sebelum memasuki proses penilaian lebih lanjut.
24. Peer Review and Editorial Decision
Setiap naskah akan melalui pemeriksaan awal oleh editor untuk menilai kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal, kelengkapan dokumen, kualitas dasar naskah, dan kepatuhan terhadap pedoman penulisan.
Naskah yang memenuhi persyaratan awal dapat dilanjutkan ke proses penelaahan sejawat (peer review) sesuai kebijakan jurnal.
Keputusan editorial dapat berupa:
Penulis harus menanggapi komentar reviewer secara sistematis dan menyertakan penjelasan mengenai perubahan yang dilakukan. Jika tidak mengikuti saran tertentu, penulis perlu memberikan alasan akademik yang jelas.
Keputusan akhir berada pada editor berdasarkan hasil penilaian, kualitas revisi, dan kebijakan jurnal.
Jenis sistem peer review, jumlah reviewer, waktu penilaian, serta prosedur banding mengikuti kebijakan resmi jurnal yang dipublikasikan.
25. Copyright and Licensing
Ketentuan hak cipta, lisensi publikasi, dan akses terhadap artikel mengikuti kebijakan resmi Widya Akuntansi dan Keuangan.
Penulis wajib memastikan bahwa artikel tidak melanggar hak cipta pihak lain dan memiliki izin penggunaan materi yang diperlukan.
Informasi mengenai kepemilikan hak cipta, lisensi terbuka, hak penggunaan ulang, dan ketentuan distribusi harus dinyatakan secara jelas dalam kebijakan publikasi jurnal.
26. Publication Fee
Informasi mengenai biaya pengiriman, penelaahan, publikasi, atau biaya lain—apabila berlaku—ditetapkan dalam kebijakan resmi jurnal.
Penulis harus merujuk pada informasi biaya yang dipublikasikan oleh jurnal dan tidak menganggap adanya biaya atau pembebasan biaya tanpa konfirmasi resmi.
27. Final Checklist
Sebelum mengirimkan naskah, penulis disarankan melakukan pemeriksaan akhir terhadap aspek berikut:
Penulis diharapkan memastikan seluruh persyaratan tersebut terpenuhi sebelum melakukan pengiriman naskah.
| INFORMATION FOR AUTHOR |
| Article Template |
| Free Plagiarsm Statement |
| Submissions Guidelines |
| Article Processing Charge |