TRADISI UPACARA PERKAWINAN MASSAL DI DESA PENGOTAN, KABUPATEN BANGLI (PERSEPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA HINDU)

  • Ni Made Surawati Universitas Hindu Indonesia
  • I Nengah Artawan Universitas Hindu Indonesia
  • A.A Ketut Raka Universitas Hindu Indonesia
Keywords: tradisi, perkawinan masal, pendidikan agama Hindu

Abstract

ABSTRACT

Mass marriage in Pengotan Village is a sacred tradition that is always carried out when one of the bride and groom comes from the village. This article is focused on discussing the tradition of mass marriage in Pengotan Village from the perspective of Hindu religious education. The approach used is a qualitative method. The tradition of mass marriage in Pengotan Village is guided by three basic frameworks in religious teachings, namely tattwa (Philosophy), susila (Ethics) and acara (Ritual).

ABSTRACT

Perkawinan massal di Desa Pengotan merupakan tradisi sakral yang selalu dijalankan apabila salah satu dari mempelai berasal dari desa tersebut. Artikel ini difokuskan membahas tradisi perkawinan massal di Desa Pengotan dari perspektif pendidikan agama Hindu. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif. Tradisi perkawinan massal di Desa Pengotan berpedoman pada tiga kerangka dasar dalam ajaran agama, yaitu tattwa (Filsafat), Susila (Etika) dan acara (Ritual).

References

Arthayasa, dkk. 2004. Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu. Surabaya : Paramitha.

Barker, Chris. 2004. Cultural Studies, Teori dan Praktik. (Penerjemah dan Penyunting. Tim KUNCI Cultural Studies Center. Yogyakarta. P Bentang Pustaka

Depdikbud, 1990. Kamus Besar Indonesia, Jakarta: BalaiPustaka

Endraswara, Swardi. 2006. Metode, Teori Penelitian, Ideologi, Epistemologi, dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama

Raka Mas, Anak Agung Gede. 2002. Perkawinan Yang ldeal. Surabaya : Paramitha.

Sastra Ningsih, Ida Ayu. 2011. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Yang Terkandung Dalam Cerita Tantri. Skripsi. Fakultas Ilmu Agama : UNHI Denpasar.

Santikawati, Ni Made. 2006. Dalam Proposalnya yang berjudul perkawinan Mamadik Pada Masyarakat Hindu Di Desa Adat Jasri Kelurahan Subagan Kecamatan Dan Kabupaten Karangasem (Kajian Acara, Fungsi, dan Makna).Denpasar : Pascasarjana UNHI.

Sudirga, Ida Bagus dkk. 2007. Widya Dharma Agama Hindu. Bandung : Ganeca Exact.

Sugiyono, 2011. Metode Kualitatif Kuntitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta

Tim Penyusun. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.

Titib. 1997. Perkawinan dan Kehidupan Keluarga menurut Kitab Suci Weda. Denpasar: Paramitha.
Published
2022-10-31