IMPLEMENTASI TRI KAYA PARISUDHA DAN CATUR PARAMITA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DI SD N 1 BATURINGGIT KECAMATAN KUBU KABUPATEN KARANGASEM

  • Ni Luh Rustini SDN 1 Baturinggit
Keywords: implementasi, tri kaya parisudha, catur paramita

Abstract

Pendidikan mempunyai fungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk moral watak, moral, perilaku, susila serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, atau dengan kata lain pendidikan dikatakan mempunyai fungsi sosial dan fungsi relegius. Cita-cita pembentukan karakter anak didik bisa dicapai melalui implementasi nilai tata susila yang terdapat dalam ajaran agama Hindu seperti halnya Tri Kaya Parisudha dan Catur Paramita. Di sini peran guru agama Hindu sangatlah penting dalam upaya internalisasi nilai susila kepada siswa.

References

Atmaja, Nengah Bawa.2007. Metode Penelitian Kualitatif . Jakarta : IKIP Negeri Jakarta.
Atmaja, I Made Nada. 2010. Etika Hindu. Surabaya: Paramita.
Badudu dan Zain, 1996. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta ; Pustaka Sinar Harapan. Cudamani, 1998. Bagaimana Umat Hindu Menghayati Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan), Surabaya : Paramita. Jendra, 1993. Berbicara dalam Sastra Hindu, Surabaya : Paramita.
Kajeng, I Nyoman.1997.Sarasamuscaya.Surabaya: Paramita
Mantra Ida Bagus 1983. Tata Susila Hindu, Jakarta : Parisada Hindu Dharma Pusat.
Oka Punyatmadja, I., B. 1994. Cilakrama. Jakarta: Yayasan Dharma Sarathi.
Pudja, G. 1999. Bhagawad Gita. Surabaya: Paramita.
Published
2020-10-05
How to Cite
[1]
N. L. Rustini, “IMPLEMENTASI TRI KAYA PARISUDHA DAN CATUR PARAMITA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DI SD N 1 BATURINGGIT KECAMATAN KUBU KABUPATEN KARANGASEM”, vw, vol. 3, no. 2, pp. 113-122, Oct. 2020.