PENDIDIKAN SPIRITUAL DAN MEMBEBASKAN

  • Ida Bagus Ngurah Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: pendidikan, sumber daya manusia, membebaskan

Abstract

Kemajuan suatu bangsa mulai ditetapkan oleh pemetaan dan pemantapan sistem Pendidikan. Tindakan inilah yang dilakukan oleh Negara-Negara seperti Finlandia, Singapura, Jepang, Norwegia. Pendidikan dijadikan instrument bagi pemerataan sistem berbangsa dan bernegara, berikut juga dalam menyiapkan sumber daya manusia, mengingat manusia adalah subyek dan obyek Pendidikan. Bagaimana mengorganisasikan system guna menciptakan sumber daya yang kompeten dan tentunya sesuai dengan harkat kemanusiaan. Ihwal inilah yang kemudian melahirkan idiom Pendidikan yang memanusiakan ala Drijakara. Pendidikan harus membebaskan manusia dan menjadikannya sumber daya yang unggul.

References

Freire, Paulo. 2012. Politik Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Freire dkk, Paulo. 2015. Menggugat Pendidikan: Fundamentalis, Konservatif, Liberal-Anarkis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hasbullah. 2005. Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.

Latif, Yudi. 2019. Pendidikan Yang Berkebudayaan: Histori, Konsepsi dan akulturasi Pendidikan Transformatif. Jakarta: Gramedia Utama.

I. G. A. Paramita and I. W. B. Utama, “Filsafat Pendidikan Menurut Pemikir Hindu”, ds, vol. 18, no. 2, pp. 86-93, Oct. 2018.
Published
2023-04-18
How to Cite
[1]
I. B. Ngurah, “PENDIDIKAN SPIRITUAL DAN MEMBEBASKAN”, vw, vol. 6, no. 1, pp. 113-119, Apr. 2023.