UPACARA NGABEN: EKSPRESI, KONTESTASI DAN ADAPTASI BUDAYA

Authors

  • Ida Bagus Ngurah Universitas Mahasaraswati Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.32795/700w4d31

Keywords:

Upacara Ngaben, Masyarakat Hindu, Adaptasi

Abstract

Bali dengan masyarakat yang mayoritas beragama Hindu memiliki sedikitnya tiga cara dalam melakukan ritual perawatan terhadap orang meninggal, disebut dengan ngaben. Namun segala bentuk kemewahan modernisasi tidak telah melawankan kehidupan sosial masyarakat Bali dengan ritual tradisional dengan kehidupan komunal-ekspresif melibatkan banyak orang dengan kehidupan indivdual. Gejala-gejala yang membenturkan dualitas tersebut harus dapat dibaca secara holistik tidak hanya dikotomis, bahwa proses modernisasi tidak akan sepenuhnya menggantikan kehidupan tradisional, tetapi ada gejala pihak ketiga atau resistensi yang terjadi pada golongan tertentu. Menemukan jawaban atas gejala tersebut maka dikumpulkan data-data melalui studi Pustaka dan analisis triangle data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian tersebut adalah Upacara ngaben secara umum didefinisikan sebagai upacara perawatan jenazah dengan jalan dibakar, ditanam. Masyarakat Hindu memaknai upacara ini sebagai pengembalian unsur-unsur pembentuk badan kasar manusia ke sumbernya. Nilai-nilai upacara ngaben tetap memiliki elemen komunalitas karena merupakan kesepakatan bersama masyarakat, orang suci dan kitab suci, namun karakteristiknya mengalami pergeseran. Pergeseran tersebut tidak hanya dapat dipandang sebagai efek kiri modernisasi tetapi merupakan proses adaptasi terhadap kehidupan kultural mutakhir tanpa mengurangi filosofi yang telah melekat dan ditetapkan.

References

Berger, Peter dan Luckmann, Thomas. 2019. Tafsir Sosial atas Kenyataan; Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES.

Dibia, I Wayan. 2008. ”Seni Kekebyaran” dalam I Wayan Dibia (ed.). Seni Kakebyaran. Denpasar: Balimangsi Foundation.

__________. 2012a. Taksu: dalam Seni dan Kehidupan Bali. Denpasar: Bali Mangsi

Kerringer, Michel. 2019. Sejarah Kematian. Jakarta: Exel Media Komputindo

Milles &Haberman 1994. Tingkat Analisi Data. Jakarta: Rajawali Press.

Purwita, Ida Bagus Putu. 1989/1990. Upacara Ngaben. Denpasar: Pemda Tingkat I Bali Proyek Penerbitan Buku-buku Agama.

Ritzer, George. 2009. McDonalisasi Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sukrawati, Ni Made dan Paramartha, Wayan. 2021. Pelaksanaan Upacara Ngaben Bagi Masyarakat Hindu Di Bali Pada Era Pandemi Covid-19. Denpasar: Pasca Sarjana UNHI.

Surayin Ida Ayu, 2017. Panca Yadnya. Surabaya: Paramita

Sutrisno Hadi, 2019. Penelitian Kualitatif. Yogyakarta; Alvabeta

Wiana, I.K. 2004. Makna Upacara Yajna Dalam Agama Hindu II. Surabaya: Paramita Surabaya.

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

[1]
“UPACARA NGABEN: EKSPRESI, KONTESTASI DAN ADAPTASI BUDAYA”, vw, vol. 8, no. 1, pp. 1–10, May 2025, doi: 10.32795/700w4d31.