PEMANFAATAN KUAS BAMBU DALAM LUKISAN TRADISIONAL BALI DI DESA PELIATAN
DOI:
https://doi.org/10.32795/m6vksh16Keywords:
Pemanfaatan Kuas Bambu, Lukisan Tradisional BaliAbstract
Perkumpulan Pita Maha membawa pengaruh besar terhadap seniman-seniman di daerah Ubud terutama dalam hal teknik, unsur-unsur estetik. Misalnya tradisi melukis figur, aktifitas keseharian, maupun ritual, yang tetap berkembang sampai sekarang, terutama daerah Padang Tegal maupun Peliatan. Desa Peliatan, tercipta lukisan tradisional Bali yang bertemakan wayang, pertunjukan barong dan legong. Lukisan tersebut masih menggunakan kuas bambu dan tidak menggunakan kuas buatan pabrik. Melihat perkembangan lukisan di Desa Peliatan begitu pesat, maka penggunaan kuas bambu sangatlah bermanfaat. Hal itu dapat dilihat dari segi ekonomi bahwa kuas bambu tergolong murah, bahannya mudah didapat dan mudah membuatnya. Berdasarkan latar belakang sebelumnya adapun beberapa masalah yang diajukan yaitu: bagaimana proses, karya yang diciptakan dan dampak kuas bambu pada lukisan tradisional Bali di Desa Peliatan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasilnya berupa proses pembuatan kuas bambu dalam lukisan tradisonal Bali di Desa Peliatan terdapat beberapa langkah meliputi: (a) Pemilihan bambu, dalam pembuatan kuas bambu sangat memperhatikan kerapatan serat dan ketebalan bambu. Bambu tali muda yang masih terlindungi oleh klopak digunakan untuk menciptakan kuas yang optimal, dengan pemilihan ruas bambu pada bagian pangkal dan menjauhkan dari sumber air. (b) Proses pembuatan kuas bambu, dalam hal ini terdapat tiga jenis kuas yang dibuat dan setiap jenis kuas memiliki fungsi masing masing. Adapun kuas tersebut misalnya: kuas penyawian, pengekesan dan kuas penyenteran. Karya yang diciptakan dalam pemanfaatan kuas bambu pada lukisan tradisonal Bali di Desa Peliatan adalah lukisan pewayangan dan lukisan pemandangan masyarakat. Dampak pemanfaatan kuas bambu dalam lukisan tradisional Bali di Desa Peliatan meliputi: dampak ekonomi, lingkungan dan dampak pendidikan.
References
Dwipayana. 2019. Kuas Bambu: Tinjauan Bentuk Dan Fungsi. di akses pada tanggal 12 juli 2019.
Soegijo, Sidarta G. 1984. Seniman Bali Dalam Tiga Generasi. ITB Bandung.
Susanto, Mikke. 2011. Diksi Rupa Kumpulan Istilah Dan Gerakan Seni Rupa. Dicti Art Lab & Djagad Art House. Yogyakarta.
Setem, Wayan. 2021. Kosa Rupa Bali Kumpulan Istilah, Artefak, Gerakan dan Tokoh. Prasasti Denpasar.
Zul Fajri, Em dan Ratu Aprilia Senja. Ttn. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Difa Publisher.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









