BUDAYA MINUM LOLOH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH DIMASA PANDEMI COVID 19

  • Putu Lakustini Cahyaningrum
  • Ni Luh Gede Sudaryati
Keywords: Budaya, Minum Loloh, Pandemi Covid-19

Abstract

Bali memiliki sebuah warisan budaya yang mencakup pengobatan tradisional Bali yang dikenal dengan
nama usada. Usada merupakan jenis pengobatan tradisional Bali dimana salah satunya menggunakan tumbuhan
sebagai bahan obat. Tumbuhan obat tersebut diracik dan diramu sedemikian rupa sehingga menjadi minuman
tradisional yang di Bali disebut dengan loloh. Masyarakat Bali sudah sejak turun menurun mengkonsumsi loloh
untuk menjaga kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah budaya minum loloh
masih dilakukan sampai saat ini oleh masyarakat dan jenis loloh yang diminum terutama disaat pandemic covid
19 seperti sekarang ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode purpose sampling dan menggunakan
pendekatan sosiologi kesehatan melalui teknik wawancara mendalam dan kuisioner terhadap masyarakat yang
masih minum loloh. Teori dalam penelitian menggunakan fenomenologi sebagai akibat dari prilaku, keyakinan
dan persepsi masyarakat terhadap budaya minum loloh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa budaya
minum loloh masih dilakukan sampai sekarang ini oleh masyarakat Bali disebabkan karena adanya informasi dari
media cetak maupun media elektronik, adanya kepercayaan masyarakat terhadap minuman tradisional dan
minimnya efek samping. jenis loloh yang dikonsumsi yaitu loloh kunyit asem, loloh don base, loloh jahe merah,
loloh cemcem, loloh mengkudu (tibah), loloh sembung, loloh pegagan, loloh daun waru, loloh daun katuk dan
loloh temulawak.

Published
2021-10-25
How to Cite
Cahyaningrum, P. L., & Sudaryati, N. L. G. (2021). BUDAYA MINUM LOLOH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH DIMASA PANDEMI COVID 19. Widya Kesehatan, 3(2), 18-24. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v3i2.2085