Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penggunaan obat analgesik di Banjar Baluk II Kecamatan Negara
The relationship between knowledge level and self-medication behavior in the use of analgesic drugs in Banjar Baluk II, Negara District
DOI:
https://doi.org/10.32795/v6kdej02Keywords:
Analgesik, swamedikasi, tingkat pengetahuan, perilakuAbstract
Latar belakang: Pengobatan sendiri adalah praktik lokal untuk menyelesaikan perawatan kesehatan untuk diri sendiri tanpa berkonsultasi dengan ahli kesehatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara tingkat informasi dan perilaku pengobatan sendiri obat penghilang rasa sakit di Banjar Baluk II, Wilayah Negara, dan hubungan sosiodemografi antara tingkat informasi dan pengobatan sendiri. Penelitian menggabungkan pendekatan cross-sectional untuk penyelidikan kuantitatif. Metode: Penelitian ini termasuk kuantitatif jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. 95 responden dijadikan sebagai contoh penelitian. Lokasi penelitian ini dilakukan di Banjar Baluk II Kecamatan Negara dilakukan pada bulan Maret sampai bulan Mei tahun 2023. Analisis statistik menggunakan pengujian analisis korelasi pada uji Spearmen’s Rank. Hasil: Terdapat 42 (44,2%) responden yang memiliki informasi kurang, 46 (48,4%) yang memiliki informasi cukup, dan 7 (7,4%) yang memiliki informasi sangat baik. Ada 57 responden (60,0%) yang berperilaku baik saat menggunakan obat penghilang rasa sakit untuk pengobatan sendiri, dan 38 responden (40,0%) berperilaku baik. Tingkat pengetahuan terhadap perilaku terdapat nilai Spearmen’s Rank yang positif sebesar 0,514 termasuk dalam kategori sedang dengan signifikansi sebesar 0,000 (0,000<0,05). Terdapat hubungan antara usia (r=0, 0,334), pendidikan (r= 0,443) dan pekerjaan (r= 0,303) (p-value= 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi obat analgesik di Banjar Baluk II Kecamatan Negara adalah cukup baik serta terdapat hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan dan pekerjaan.
References
Badan Pusat Statistik BPS. 2018. “Penggunaan Obat Analgesik 2020”. Katalog BPS 5203026 diakses dari http://www.bps.go.id/, diakses pada tangga 05 September 2020 pada jam 20.00 WITA.
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2014. Bali dalam Angka 2014. Denpasar: Badan Pusat Statistik Provinsi Bali.
Badan Pusat Statistik. (2020). Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan dan Penggunaan Obat menurut Provinsi dan Jenis Kelamin. www.bps.go.id.
Badan Pusat Statistik. (2021). Hasil sensus penduduk 2020. https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/01/21/1854/hasil-sensus-
Badan Pusat Statistik. (2022). Persentase Penduduk Melakukan Pengobatan Sendiri. 2020-2022.
Chandra, C., Tjitrosantoso, H., Lolo, W. (2016). Studi penggunaan obat analgesik pada pasien cedera kepala (concussion) di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou manado. Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2), 197–204.
Cho EH, Lee HJ, Ryu OH, Choi MG, Kim SW. Sleep disturbances and gluconeoregulation in patients with type 2 diabetes. J Korean Med Sci. 2013; 29: 245-246.
Gusetoiu, R. 2011. Musculoskeletal disorder in agriculture. Jurnal of Occupational Medicine. Faculty of Mechanics University of Timisoara Romania 29: 35-6.
Harahap, N.A., Khairunnisa, Tanuwijaya, J., 2017. Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis 3, 186.
Jayanti. 2020. Evidence Based dalam Praktik Kebidanan, Gramedia Digital.
Lailani, M.T. 2013. Hubungan Antara Peningkatan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Pasien Rawat Jalan di Poliklinik Saraf RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura, 1(1): 1-15.
PEMDES. (2022). Laporan Statistik Kependudukan Menurut Pekerjaan Oleh Pemerintah Desa. Januari 2022.
World Health Organisation (WHO). 2014, WHA Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. Geneva.
Widayati, A., 2013. Swamedikasi di Kalangan Masyarakat Perkotaan di Kota Yogyakarta. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia 2, 145.
Opi Nuriska. 2021. Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Antinyeri di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Vol 6 No.1, September 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putu Negia Suci Cahyani Buana, Ni Putu Wintariani, Gde Palguna Reganata, Ida Ayu Manik Partha Sutema

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

