Perbandingan biaya pengobatan pada pasien hipertensi rawat jalan yang terdaftar dalam Program BPJS: Studi Retrospektif

A comparison of treatment costs for outpatient hypertension patients enrolled in the BPJS program: A retrospective study

Authors

  • Ade Resky Raka Putra Universitas Bali Internasional
  • Ni Putu Wintariani Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • I Putu Gede Adi Purwa Hita Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • Ni Made Maharianingsih Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

DOI:

https://doi.org/10.32795/p2f2fb80

Keywords:

Hipertensi; Amlodipin; Rawat Jalan; Pembiayaan Kesehatan

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan beban pengobatan jangka panjang yang membebani pembiayaan kesehatan, sehingga pemilihan terapi antihipertensi yang cost-effective menjadi pertimbangan penting bagi fasilitas pelayanan kesehatan dan penyelenggara jaminan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas biaya penggunaan amlodipin dan kandesartan pada pasien hipertensi rawat jalan peserta BPJS Kesehatan. Metode: Desain penelitian bersifat non-eksperimental deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dari 90 rekam medis pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar periode Januari hingga Desember 2022. Efektivitas terapi diukur dari capaian target penurunan tekanan darah, sedangkan biaya dihitung dari total biaya pengobatan langsung. Analisis efektivitas biaya dilakukan melalui perhitungan Average Cost-Effectiveness Ratio. Hasil: Kelompok amlodipin mencapai target penurunan tekanan darah pada 95,55 persen pasien dengan rata-rata biaya Rp137.800 dan nilai ACER Rp1.442, sedangkan kelompok kandesartan mencapai target pada 66,66 persen pasien dengan rata-rata biaya Rp152.895 dan nilai ACER Rp2.293. Simpulan: Amlodipin lebih cost-effective dibandingkan kandesartan pada pasien hipertensi rawat jalan peserta BPJS di rumah sakit tersebut, ditunjukkan oleh efektivitas yang lebih tinggi disertai nilai ACER yang lebih rendah.

Author Biographies

  • Ni Putu Wintariani, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

    Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

  • I Putu Gede Adi Purwa Hita, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

    Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

  • Ni Made Maharianingsih, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

    Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

References

AlRuthia, Y., Alotaibi, F., Jamal, A., Sales, I., Alwhaibi, M., Alqahtani, N., AlNajrany, S. M., Almalki, K., Alsaigh, A., & Mansy, W. (2021). Cost effectiveness of ACEIs/ARBs versus amlodipine monotherapies: A single-center retrospective chart review. Healthcare, 9(7), 798. https://doi.org/10.3390/healthcare9070798

Andayani, T. M. (2013). Farmakoekonomi: Prinsip dan metodologi. Bursa Ilmu.

Baroroh, F., Sari, A., & Masruroh, N. (2019). Cost effectiveness analysis of candesartan therapy in comparison to candesartan-amlodipine therapy on hypertensive outpatients. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 7(22), 3837–3840. https://doi.org/10.3889/oamjms.2019.515

Buhar, A. D. Y., Mahmud, N. U., & Sumiaty, S. (2020). Hubungan gaya hidup terhadap risiko hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Layang Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 1(3), 188–197. https://doi.org/10.33096/woph.v1i3.188

Chan, L., Chen, C. H., Hwang, J. J., Yeh, S. J., Shyu, K. G., Lin, R. T., Li, Y. H., Liu, L. Z., Li, J. Z., Shau, W. Y., & Weng, T. C. (2016). Cost-effectiveness of amlodipine compared with valsartan in preventing stroke and myocardial infarction among hypertensive patients in Taiwan. International Journal of General Medicine, 9, 175–182. https://doi.org/10.2147/IJGM.S102095

Fitria, N., Syaputri, Y. Z., Mardatillah, M., Akram, M., & Nasif, H. (2024). Amlodipine-candesartan combination: A cost-effective strategy for successful therapy of hypertension. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 11(1), 32–38. https://doi.org/10.25077/jsfk.11.1.32-38.2024

Hafid, M. A. (2014). Hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian stroke di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jurnal Kesehatan, 7(1), 234–239.

Hasanah, N. U., Dewi, N. M. A. R., & Saputra, Y. D. (2024). Cost-effectiveness analysis of amlodipine and candesartan in the inpatient setting at Mataram University Hospital in Indonesia, 2021. Pharmacy Education, 24(3), 228–233. https://doi.org/10.46542/pe.2024.243.228233

James, P. A., Oparil, S., Carter, B. L., Cushman, W. C., Dennison-Himmelfarb, C., Handler, J., Lackland, D. T., LeFevre, M. L., MacKenzie, T. D., Ogedegbe, O., Smith, S. C., Svetkey, L. P., Taler, S. J., Townsend, R. R., Wright, J. T., Narva, A. S., & Ortiz, E. (2014). 2014 evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: Report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). JAMA, 311(5), 507–520. https://doi.org/10.1001/jama.2013.284427

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/

Moran, A. E., Odden, M. C., Thanataveerat, A., Tzong, K. Y., Rasmussen, P. W., Guzman, D., Williams, L., Bibbins-Domingo, K., Coxson, P. G., & Goldman, L. (2015). Cost-effectiveness of hypertension therapy according to 2014 guidelines. New England Journal of Medicine, 372(5), 447–455. https://doi.org/10.1056/NEJMsa1406751

Ogihara, T., Nakao, K., Fukui, T., Fukiyama, K., Ueshima, K., Oba, K., Sato, T., & Saruta, T. (2008). Effects of candesartan compared with amlodipine in hypertensive patients with high cardiovascular risks: Candesartan Antihypertensive Survival Evaluation in Japan trial. Hypertension, 51(2), 393–398. https://doi.org/10.1161/hypertensionaha.107.098475

Perawati, S., Andriani, M., & Utaka, T. (2021). Analisis efektifitas biaya penggunaan obat hipertensi amlodipin dan candesartan pada pasien BPJS rawat inap di Rumah Sakit Dr. Bratanata Jambi tahun 2019. Pharma Xplore: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(2), 1–12. https://doi.org/10.36805/jpx.v6i2.1941

Pratiwi, Y., Masitoh, M. A., Rahmawaty, A., & Riyanti, M. (2026). Cost-effectiveness analysis of amlodipine–candesartan and amlodipine–furosemide in hypertensive inpatients at RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus, 2023. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 16(2), 149–157. https://doi.org/10.22146/jmpf.103302

Syamsu, R. F., Nuryanti, S., & Semme, M. Y. (2021). Karakteristik indeks massa tubuh dan jenis kelamin pasien hipertensi di RS Ibnu Sina Makassar November 2018. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 64–70. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v7i2.1903

Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension global hypertension practice guidelines. hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/hypertensionaha.120.15026

Wu, Y., Zhou, Q., Xuan, J., Li, M., Zelt, S., Huang, Y., Yin, H., & Huang, M. (2013). A cost-effectiveness analysis between amlodipine and angiotensin II receptor blockers in stroke and myocardial infarction prevention among hypertension patients in China. Value in Health Regional Issues, 2(1), 75–80. https://doi.org/10.1016/j.vhri.2013.01.005

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension: The race against a silent killer. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081062

Yulanda, G., & Lisiswanti, R. (2017). Penatalaksanaan hipertensi primer. Jurnal Majority, 6(1), 25–33.

Downloads

Published

2026-07-24

Issue

Section

Original Article

How to Cite

Perbandingan biaya pengobatan pada pasien hipertensi rawat jalan yang terdaftar dalam Program BPJS: Studi Retrospektif: A comparison of treatment costs for outpatient hypertension patients enrolled in the BPJS program: A retrospective study. (2026). Widya Kesehatan, 8(1), 31-37. https://doi.org/10.32795/p2f2fb80