Antioksidan ekstrak etanol 96% bunga krisan (Chrysanthemum indicum L.) berdasarkan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl
Antioxidant activity of a 96% ethanol extract of chrysanthemum flowers (Chrysanthemum indicum L.) assessed using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl method
DOI:
https://doi.org/10.32795/b7fkbc73Keywords:
Antioksidan; Krisan; Etanol; Penangkap Radikal Bebas; Ekstrak Tumbuhan; SpektrofotometriAbstract
Latar Belakang: Paparan polusi lingkungan meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species pada kulit, mengganggu keseimbangan redoks, dan mempercepat kerusakan sel akibat radikal bebas. Antioksidan alami dari tanaman menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan antioksidan sintetis seperti BHA dan BHT yang berisiko karsinogenik. Bunga krisan (Chrysanthemum indicum L.) mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Tujuan: Menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% bunga krisan menggunakan metode peredaman radikal bebas 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl. Metode: Penelitian eksperimental murni dengan rancangan acak dilaksanakan selama empat bulan, Maret sampai Juni 2023. Simplisia bunga krisan diekstraksi melalui maserasi dengan pelarut etanol 96%. Aktivitas antioksidan diuji secara in vitro dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm, dengan tiga kali replikasi pengukuran. Hasil: Ekstraksi 600 g simplisia menghasilkan 116,413 g ekstrak kental. Nilai IC50 ekstrak etanol bunga krisan pada tiga replikasi berturut-turut 65,77 ppm, 68,28 ppm, dan 66,25 ppm, dengan rata-rata 66,77 ± 1,09 ppm, tergolong kategori kuat. Simpulan: Ekstrak etanol 96% bunga krisan memiliki aktivitas antioksidan kategori kuat berdasarkan metode DPPH, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antioksidan alami dalam sediaan topikal.
References
Andarwulan, N., Wijaya, H., & Cahyono, D. T. (1996). Aktivitas antioksidan dari daun sirih (Piper betle L.). Teknologi dan Industri Pangan, 7, 29–30.
Awe, F. B., Fagbemi, T. N., Ifesan, B. O. T., & Badejo, A. A. (2013). Antioxidant properties of cold and hot water extracts of cocoa, hibiscus flower extract, and ginger beverage blends. Food Research International, 52(2), 490–495. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2013.01.021
Husain, N., & Kumar, A. (2015). Comparative evaluation of antioxidant property of chrysanthemum flower with that of melatonin in recovery of oxidative stress. International Journal of Pharmacological and Biological Science, 9(1), 33–39.
Jain, P. K., & Agrawal, R. K. (2008). Antioxidant and free radical scavenging properties of developed mono- and polyherbal formulations. Asian Journal of Experimental Sciences, 22(3), 213–220.
Kikuzaki, H., Hisamoto, M., Hirose, K., Akiyama, K., & Taniguchi, H. (2002). Antioxidant properties of ferulic acid and its related compounds. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 50(7), 2161–2168. https://doi.org/10.1021/jf011348w
Lestari, R. S. (2021). Uji aktivitas antioksidan formula gel peeling scrub daun turi (Sesbania grandiflora) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-picrylhydrazyl) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Mataram].
Molyneux P. The use of the stable free radical diphenylpicryl- hydrazyl ( DPPH ) for estimating antioxidant activity. 50(June 2003).
Rachmawati, S. I., & Ciptati. (2011). Isolasi senyawa antioksidan dari daun sirih merah (Piper crocatum). Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains, 327–333.
Rembiesa, J., Ruzgas, T., Engblom, J., & Holefors, A. (2018). The impact of pollution on skin and proper efficacy testing for anti-pollution claims. Cosmetics, 5(1): cosmetics5010004
Rosyidah, M. (2016). Polusi udara dan kesehatan pernafasan. Jurnal Integrasi, 1(2), 1–5.
Simanjuntak, K. (2012). Peran antioksidan flavonoid dalam meningkatkan kesehatan. Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, 3.
Ukiya, M., Akihisa, T., Tokuda, H., Suzuki, H., Mukainaka, T., Ichiishi, E., Yasukawa, K., Kasahara, Y., & Nishino, H. (2002). Constituents of Compositae plants III. Anti-tumor promoting effects and cytotoxic activity against human cancer cell lines of triterpene diols and triols from edible chrysanthemum flowers. Cancer Letters, 177(1), 7–12. https://doi.org/10.1016/S0304-3835(01)00769-8
Wang, T., Li, Q., & Bi, K. (2018). Bioactive flavonoids in medicinal plants: Structure, activity and biological fate. Asian Journal of Pharmaceutical Sciences, 13(1), 12–23.
Zheng, W., & Wang, S. Y. (2009). Antioxidant activity and phenolic compounds in selected herbs. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 49(11), 5165–5170.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahra Agustina Maulida, Ni Putu Wintariani, Putu Yudhistira Budi Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
