REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA JEMBRANA MELALUI SIMBOLISME ORNAMEN PELAWAH JEGOG
DOI:
https://doi.org/10.32795/d8c49n75Keywords:
Identitas Budaya, Jembrana, Ornamen, Pelawah Jegog, SimbolismeAbstract
Kesenian Jegog merupakan ikon kebudayaan khas Kabupaten Jembrana yang merepresentasikan karakter masyarakat Bali Barat yang kuat dan mandiri. Meskipun dikenal luas karena keunikan musikalitasnya, aspek visual pada pelawah (kerangka gamelan) Jegog memiliki kekayaan simbolik yang mendalam namun masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana simbolisme ornamen pada pelawah Jegog bertindak sebagai media representasi identitas budaya lokal. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika, data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara mendalam bersama para seniman pahat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen pelawah Jegog bukan sekadar hiasan estetis, melainkan sistem tanda yang mengonstruksi jati diri masyarakat. Penggunaan motif flora lokal dan ikonografi kerbau secara simbolik merepresentasikan keterikatan agraris, maskulinitas, dan semangat kejayaan. Selain itu, ditemukan adanya evolusi estetika dari gaya klasik yang sakral menuju gaya kontemporer yang lebih kompetitif. Temuan ini menegaskan bahwa pelestarian keunikan ornamen tersebut merupakan bentuk resistensi budaya dalam menjaga kemandirian jati diri masyarakat Jembrana di tengah arus globalisasi dan standarisasi seni Bali.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Gede Satria Budhi Utama, Ida Bagus Purwa Sidemen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








